February 26, 2026

SATU ESPORTS

Satuslots – Slot Online Terpercaya dengan RTP Tertinggi

Kekecewaan Penggemar Atas Harga Tiket PGL Singapore Major 2026

SATUSLOTS – Pengumuman rincian tiket untuk ajang PGL Singapore Major 2026, salah satu turnamen Counter-Strike 2 (CS2) paling bergengsi di akhir tahun, justru memicu protes luas dari penggemar esports di seluruh dunia. Turnamen besar yang dijadwalkan berlangsung di Singapore Indoor Stadium pada 10 hingga 13 Desember 2026 ini awalnya sangat dinantikan sebagai momen bersejarah bagi komunitas di Asia Tenggara.

Namun, informasi mengenai biaya masuk yang sangat tinggi telah mengubah ekspektasi para penggemar menjadi kekecewaan mendalam terhadap pihak penyelenggara.

PGL mengumumkan bahwa penjualan tiket pertandingan playoff dimulai pada 25 Februari 2026 dengan sistem harga harian yang bervariasi. Harga tiket untuk hari pertama dipatok mulai dari 144 SGD atau sekitar Rp1.685.000 (kurs Rp11.700 per SGD), dan terus merangkak naik hingga mencapai puncaknya pada hari final sebesar 369 SGD atau sekitar Rp4.317.000.

Tingginya angka ini belum termasuk biaya administrasi tambahan, sehingga total biaya yang harus dikeluarkan penonton dianggap tidak masuk akal bagi sebagian besar kalangan penggemar gim tersebut.

Ketidakhadiran Paket Tiket Bundle Picu Frustrasi

Kekecewaan komunitas semakin meruncing karena PGL tidak menyediakan opsi tiket paket empat hari (bundle) atau tiket kategori premium yang biasanya menjadi standar dalam ajang esports Tier 1 lainnya. Para penggemar yang berniat menyaksikan seluruh rangkaian babak playoff diwajibkan untuk membeli tiket secara terpisah setiap harinya.

Struktur penjualan seperti ini dianggap sangat merugikan penonton setia yang datang dari luar negeri, karena biaya akomodasi dan transportasi ke Singapura sendiri sudah tergolong cukup tinggi.

Reaksi di media sosial dan forum daring seperti Reddit sangat tajam, di mana banyak pengguna membandingkan harga ini dengan Major sebelumnya, seperti BLAST.tv Austin Major 2025 yang jauh lebih terjangkau. Banyak fans mengkhawatirkan bahwa strategi penetapan harga yang agresif ini dapat mencederai reputasi Singapura sebagai tuan rumah acara esports besar di masa depan.

Ketidakpuasan ini juga mencakup sistem tempat duduk gratis (free seating) yang tetap diberlakukan meski penonton sudah membayar harga tiket yang relatif sangat mahal.

Struktur Turnamen dan Total Hadiah US$1,25 Juta

Terlepas dari kontroversi harga tiket, PGL Singapore Major 2026 tetap menjadi ajang puncak yang sangat krusial dalam kalender kompetisi CS2 dunia. Turnamen ini akan mempertemukan 32 tim terbaik dari berbagai belahan dunia yang telah melalui kualifikasi regional yang ketat.

Persaingan ini memperebutkan total hadiah fantastis sebesar 1.250.000 USD atau sekitar Rp19,78 miliar (kurs Rp15.825 per USD), serta status prestisius sebagai juara dunia Major di penghujung tahun 2026.

Babak playoff empat hari terakhir di Singapore Indoor Stadium akan menjadi panggung utama, termasuk laga Grand Final dengan format Best-of-5 yang menentukan pemenang utama.

Bobot prestise yang sangat besar inilah yang awalnya membuat komunitas begitu antusias, sebelum akhirnya terbentur oleh realita biaya masuk yang dinilai tidak ramah bagi kantong sebagian besar pendukung di wilayah Asia Tenggara yang memiliki daya beli beragam.

Harapan Penggemar Terhadap Opsi Harga Alternatif

Perdebatan mengenai harga tiket ini masih terus bergulir dan diharapkan dapat membuka mata pihak penyelenggara untuk mempertimbangkan kebijakan yang lebih inklusif. Banyak pihak berharap PGL merilis opsi harga alternatif atau paket khusus bagi komunitas lokal agar stadion tetap penuh oleh sorak-sorai pendukung yang autentik.

Keberhasilan sebuah turnamen Major sering kali diukur dari atmosfer penonton di dalam arena, yang mungkin terancam jika banyak penggemar memilih untuk hanya menonton melalui siaran daring.

Hingga saat ini, PGL belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan revisi harga atau penyediaan paket tiket tambahan. Situasi ini menjadi pengingat penting bagi penyelenggara ajang esports internasional bahwa keseimbangan antara profitabilitas dan aksesibilitas komunitas adalah kunci utama dalam menjaga ekosistem tetap sehat.

Para penggemar kini hanya bisa menunggu apakah akan ada kebijakan baru sebelum seluruh sisa tiket terjual habis.

Baca Juga Berita Lainnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *