Categories: Seputar Game

Joe Budden, Player Tekken 8 Cosplay Doctor Doom Didiskualifikasi di CEO 2025, Bagaimana Bisa?

Komunitas FCG atau yang lebih spesifik Tekken 8 dihebohkan oleh sosok anonim bernama Joe Budden, dimana ia menggunakan cosplay Doctor Doom, mengalahkan sosok pro player, serta melemparkan tisu toilet ke arah kamera. Aksi tersebut membuat pihak CEO 2025 harus menangguhkan Joe Budden ini dari liga Tekken 8.

Joe Budden, yang muncul dengan kostum Doctor Doom yang menutupi wajah, menjadi sorotan karena penampilan misterius dan kemampuannya yang mengesankan. Ia bahkan berhasil mengalahkan Bilal ‘Bilal’ Ilyas dari Wolves Esports dengan skor telak 2-0 di babak pools, mengejutkan komunitas.

Setelah pertandingan, Joe Budden memberikan fist bump kepada Bilal yang tampak kesal, namun kemudian mendorong sebungkus tisu toilet ke arah kamera, menyoroti tulisan ‘Ultra Soft’. Setelah itu, ia pergi ke belakang panggung dan melemparkan tisu toilet tersebut kepada para komentator.

Meskipun para komentator merasa terhibur, ofisial turnamen segera mendiskualifikasi Joe Budden. Hal ini menghentikan laju impresifnya dan membuatnya kehilangan kesempatan mencapai Top 24.

Alasan diskualifikasi adalah larangan bagi pemain untuk pergi ke belakang panggung. Menurut beberapa laporan, Joe Budden bahkan mendorong seorang panitia turnamen untuk bisa masuk ke area tersebut.

“Itu masalahnya — semua itu bukan masalah. Mereka bilang itu lucu, bahkan melempar tisu toilet. Masalahnya adalah saya pergi ke belakang panggung… Begini, tidak ada yang menghentikan saya ketika saya pergi ke belakang panggung,” kata Joe Budden dalam sebuah wawancara.

“Saya pikir seseorang berteriak ‘berhenti’ di belakang saya, tapi saya sudah lima hingga sepuluh kaki dari meja komentator. Lalu seseorang menangkap saya. Saya mencoba melangkah maju beberapa langkah. Dia sedikit kesulitan menahan saya karena tinggi saya sekitar 6’2. Saya melempar tisu toilet dan berjalan pergi dan membiarkan mereka mengembalikan saya ke luar.”

Ini adalah akhir yang disayangkan—dan aneh—bagi perjalanan Tekken 8 yang sangat liar di CEO 2025. Namun, kemungkinan besar ini bukan terakhir kalinya kita melihat Joe Budden berkompetisi di panggung besar.

Joe Budden adalah pemain Tekken 8 online yang dikenal sering bermain ranked matches. Permainan Claudio-nya yang agresif dibenci di seluruh komunitas, namun Joe Budden memutuskan untuk membawa pertunjukan itu ke turnamen offline.

Awal tahun ini, kompetitor bertopeng ini menghadiri Evo Japan, menempati posisi ke-129 dari hampir 1.000 lawan dengan rekor 4-2. CEO terbukti menjadi penampilan offline yang lebih baik, menempati posisi ke-65 dari 642 kompetitor. Ia mungkin akan melaju lebih jauh jika tidak berlari ke belakang panggung dengan tisu toilet Ultra Soft Charmin-nya.

Meskipun demikian, kemenangannya yang meyakinkan atas pro Pakistan Bilal—yang sebelumnya pernah mengalahkan Arslan Ash—menunjukkan bahwa ia memiliki banyak bakat dalam turnamen LAN, terlepas dari kebiasaannya bermain online.

Komunitas Tekken 8 sebagian besar kecewa dengan diskualifikasi Joe Budden. Mereka merasa ia ‘memainkan peran’ sebagai penjahat dan menikmati hiburan yang disajikannya. Antara ejekan Ki Charging dan sindiran Ultra Soft, penggemar menyebut penampilannya sebagai ‘supervillain’ sangat menyenangkan untuk disaksikan.

“Hal-hal seperti ini mengapa saya mencintai FGC,” kata salah satu penonton Tekken 8. Semoga Joe Budden muncul di acara fighting game besar lainnya dalam waktu dekat dengan lebih banyak villain antics—yang kali ini tidak akan membuatnya didiskualifikasi.

tatangkau7

Apa itu situs slot online Satuslots Slot online Satuslots adalah Situs permainan judi online yang terkenal di indonesia , yang memberikan sebuah kemenangan berjumlah besar dari berbagai jenis provider slot yang sudah tersedia hanya di SATUSLOTS.

Recent Posts

Team Glep Juara RedGames Jam 2025, Siap Tampil di Tokyo Game Show

Kompetisi tahunan RedGames Jam kembali digelar tahun ini dengan antusiasme yang meluap dari komunitas pengembang gim Asia…

4 weeks ago

Riot Games Umumkan Ekosistem Baru untuk Esports Teamfight Tactics di Set 15: KO Coliseum

Riot Games secara resmi mengumumkan restrukturisasi besar-besaran terhadap ekosistem esports Teamfight Tactics (TFT), dimulai dengan Set 15 bertajuk KO Coliseum. Pengumuman…

4 weeks ago

MSC 2025 Knockout Stage Day 1: Tim Unggulan Hadapi Ancaman Nyata

Babak Knockout Stage MSC 2025 resmi dimulai hari ini, Rabu, 30 Juli 2025, dengan dua laga perempat…

4 weeks ago

Jadwal MSC 2025: Peluang RRQ Hoshi dan ONIC di Knockout Stage

Dua wakil Indonesia, RRQ Hoshi dan ONIC akan menjalani partai penentuan di Knockout Stage MSC 2025. ONIC menghadapi Tim…

1 month ago

Curren Chan Jadi Andalan Baru di PvP Umamusume: Pretty Derby Jelang Akhir Juli 2025

Menjelang penutupan bulan Juli 2025, komunitas Umamusume: Pretty Derby kembali mengarahkan perhatian pada salah satu sprinter paling dicintai di game ini: Curren…

1 month ago

Yang Dae Pal Dinobatkan sebagai Juara LNC 2025, Beumchan Lee jadi Sosok MVP dan Veteran di League of Legends

Turnamen League of Legends Nusantara Cup 2025 (LNC) resmi ditutup dengan kemenangan mengejutkan dari tim Yang Dae Pal…

1 month ago