Dewa United Esports resmi mengumumkan rekrutan perdana mereka untuk menghadapi kompetisi MPL ID Season 15 dengan mendatangkan Muhammad ‘Octa’ Maulana sebagai midlaner. Tim esports asal Tangerang Selatan ini berharap kehadiran Octa akan memperkuat tim dan memberikan perlawanan sengit di turnamen mendatang.
Manajemen Dewa United Esports mendatangkan Octa karena pengalamannya yang panjang sebagai pemain profesional di kompetisi MDL ID bersama Aura Blaze dan RRQ Sena. Selain itu, Octa juga pernah memperkuat RRQ Hoshi dalam beberapa pertandingan di MPL ID Season 13.
Profil dan Biodata Octa:
Sebagai midlaner veteran, Octa terkenal dengan gaya main cerdiknya dalam menentukan positioning dan memberikan impact besar saat team-fight. Pemain profesional berusia 22 tahun ini juga memiliki hero pool yang cukup luas, mempermudah coach dalam menentukan draft dan strategi yang tepat.
Setelah berpisah dengan RRQ di pertengahan regular season MPL ID S13 dan berstatus inactive, Octa rehat dari kompetisi official MLBB namun tetap aktif di turnamen non-official. Kehadiran Octa di Dewa United Esports menggantikan posisi Keyz dan Hijumee yang sebelumnya memperkuat tim di MPL ID S13.
Octa menyambut antusias kesempatan barunya bersama Dewa United Esports. Ia mengungkapkan rasa semangatnya untuk kembali ke panggung MPL dan berkontribusi bagi tim barunya. Dengan komposisi baru ini, Dewa United Esports berharap dapat tampil lebih kompetitif dan meraih prestasi di MPL ID S15.
SATUSLOTS - Garena Delta Force resmi menghadirkan pembaruan besar pertamanya di tahun 2026 melalui peluncuran…
SATUSLOTS - Hari pertama BLAST Slam VI Group Stage langsung menghadirkan drama dan kejutan. Dari total 22…
SATUSLOTS - Pada awal tahun 2026, panggung fighting game dunia menyaksikan lahirnya jawara baru melalui turnamen paling…
SATUSLOTS - Dunia musik video gim kembali mencetak sejarah besar pada ajang Grammy Awards 2026…
SATUSLOTS - Game Tidak Akan Bisa Dimainkan Lagi Mulai Agustus 2026. Setelah hampir lima tahun…
SATUSLOTS - Rex Regum Qeon (RRQ) sukses membalas kekalahan mereka atas Paper Rex (PRX) dalam laga ulang final…